PEMERINTAHAN
Telan Anggaran Rp8 Miliar, Bupati Lotim Minta Pihak Rekanan Segera Perbaiki Kebocoran Bangunan PLUT
Bupati Lombok Timur (Lotim), H. Haerul Warisin meninjau gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) yang baru selesai dibangun, Rabu 19 Maret 2025. |
LOMBOK TIMUR – Bupati Lombok Timur (Lotim), H. Haerul Warisin meminta pihak pemenang tender untuk segera melakukan perbaikan pada bangunan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) yang baru dibangun. Permintaan ini disampaikan setelah bupati menemukan sejumlah titik kebocoran pada bagian atap bangunan tersebut, Rabu 19 Maret 2025. Bupati menekankan bahwa perbaikan diperlukan agar umur dan manfaat bangunan bisa maksimal bagi masyarakat.
Bangunan PLUT yang berlantai dua ini diketahui menelan anggaran pembangunan sebesar Rp8 miliar lebih, dengan rincian Rp5 miliar untuk konstruksi bangunan dan Rp3 miliar untuk sarana dan prasarana (sarpras). Pembangunan tersebut dilakukan pada tahun 2024 sebagai upaya pemerintah daerah untuk mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Lombok Timur.
“Kami meminta pihak pemenang tender segera melakukan perbaikan pada bagian atap yang bocor. Bangunan ini dibangun dengan anggaran yang tidak sedikit, sehingga harus bisa memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” tegas Bupati saat meninjau lokasi PLUT.
Ditemukannya kebocoran pada atap bangunan menimbulkan pertanyaan terkait kualitas pekerjaan yang dilakukan oleh pihak kontraktor. Bupati juga meminta jajaran terkait untuk memastikan bahwa seluruh proses pembangunan dan perbaikan dilakukan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
“Ini bukan hanya soal kebocoran atap, tapi juga tentang tanggung jawab terhadap penggunaan anggaran negara. Kami tidak ingin ada pemborosan anggaran hanya karena pekerjaan yang tidak maksimal,” tambahnya.
Keberadaan PLUT diharapkan dapat menjadi pusat layanan bagi pelaku UMKM di Lombok Timur untuk mendapatkan berbagai fasilitas, seperti pelatihan, konsultasi, dan akses permodalan. Dengan perbaikan yang segera dilakukan, diharapkan bangunan ini dapat berfungsi secara optimal dan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Masyarakat Lombok Timur pun berharap agar masalah kebocoran ini dapat segera ditangani agar PLUT bisa segera beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi para pelaku usaha di daerah tersebut. (yon)
Via
PEMERINTAHAN
Post a Comment