PEMERINTAHAN
SPAM Pantai Selatan Beroperasi, PDAM Lotim Yakini Kualitas Hidup dan Kesejahteraan Masyarakat Bakal Meningkat
Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin saat menyerahkan naskah pengelolasn SPAM Pantai Selatan kepada Direktur Utama PDAM Lombok Timur, Sopiyan Hakim, Kamis 13 Maret 2025. |
LOMBOK TIMUR - Beroperasi SPAM Pantai Selatan dengan IPA Kotaraja merupakan angin segar bagi masyarakat Lombok Timur khususnya di wilayah selatan. Pasalnya, keberadaan SPAM ini tidak hanya bertujuan untuk menyediakan air bersih, melainkan akan berdampak pada meningkatnya kualitas kesehatan masyarakat.
Demikian dikemukakan Direktur Utama PDAM Lotim, Sopiyan Hakim, pada acara peresmian SPAM Pantai Selatan, Kamis 13 Maret 2025. Menurutnya, air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat, terutama di wilayah selatan Lombok Timur.
Untuk itu, hadirnya SPAM Pantai Selatan merupakan upaya PDAM untuk menjawab tantangan itu. Sebelum diresmikan, kata Sopiyan, percobaan pengelolasnnya sudah dimulai pada 6 Januari 2025 dan berjalan lancar. Untuk itu, proyek ini diharapkan bisa memberikan kontribusi positif dalam penyediaan air bersih yang merata bagi masyarakat.
Untuk memastikan kelancaran proyek ini, PDAM juga telah membentuk unit reaksi cepat (URC) yang bertugas dengan cepat merespon segala keluhan-keluhan pelanggan air PDAM secara umum.
“PDAM siapnmengoperasikan SPAM ini dengan baik serta memastikan tidak ada masalah dalam distribusi air kepada masyarakat. Kami ingin SPAM air bersih ini berdampak positif pada peningkatan kesehatan masyarakat," harapnya.
Langkah itu penting karena ketersediaan air bersih dapat mengurangi berbagai masalah kesehatan yang disebabkan oleh kurangnya sanitasi, serta mendorong perkembangan ekonomi dan sosial di daerah tersebut. Terutama bagi masyarakat di wilayah selatan yang selama ini menghadapi tantangan besar dalam hal infrastruktur air bersih
Adapun, dijelaskan Sopiyan Hakim, sumber air yang masuk ke SPAM Pantai Selatan melalui IPA Kotaraja ini berasal dari mata air Tibu Krodet di Kembang Kuning sebesar 50 liter per/detik dari total 313 liter per/detik. Artinya masih ada sisa yang cukup besar, sehingga tidak akan mengganggu debit atau kebutuhan air bersih masyarakat yang ada di hulu. (yon)
Via
PEMERINTAHAN
Post a Comment