HUKRIM
Isu Mutasi Pejabat Lotim Mencuat, Nomor WhatsApp Sekda Diretas Orang Tak Bertanggung Jawab
LOMBOK TIMUR – Isu mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) kembali mencuat. Kabar ini muncul seiring dengan rencana Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin dan Wakil Bupati, H. Edwin Hadiwijaya, yang akan segera melakukan perombakan susunan kabinet daerah. Meski demikian, Bupati meminta agar para pejabat Lotim tidak resah dengan isu yang beredar.
Namun, situasi ini semakin rumit setelah nomor WhatsApp Sekretaris Daerah (Sekda) Lotim, Juaini Taofik, diretas oleh orang yang tidak bertanggung jawab sejak Senin lalu. Melalui video singkat yang diunggahnya, Sekda Juaini Taofik memberikan klarifikasi resmi terkait insiden peretasan tersebut. Ia membenarkan bahwa nomor WhatsApp pribadinya memang telah diretas.
“Saya ingin mengklarifikasi bahwa nomor WhatsApp saya benar-benar diretas. Saya meminta masyarakat untuk tidak meladeni segala bentuk permintaan yang mengatasnamakan saya, terutama permintaan transfer uang,” tegas Juaini Taofik dalam video tersebut.
Sekda juga mengimbau masyarakat agar waspada terhadap segala bentuk pesan yang meminta sejumlah uang, termasuk permintaan transfer sebesar Rp5 juta ke rekening pribadi. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah meminta uang melalui pesan WhatsApp atau media lainnya.
Insiden peretasan ini dinilai memanfaatkan situasi yang sedang ramai dibicarakan, yaitu isu mutasi pejabat Lotim. Bupati Haerul Warisin sendiri menegaskan bahwa perombakan kabinet merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kinerja pemerintahan. Ia meminta semua pihak, termasuk pejabat dan masyarakat, untuk tetap tenang dan tidak terpancing oleh isu-isu yang beredar.
“Kami akan melakukan evaluasi dan penyesuaian sesuai kebutuhan. Ini adalah langkah normal dalam pemerintahan untuk memastikan pelayanan publik berjalan optimal,” ujar Bupati Haerul Warisin.
Sementara itu, pihak kepolisian telah diminta untuk mengusut kasus peretasan nomor WhatsApp Sekda tersebut. Masyarakat diharapkan tetap waspada dan tidak mudah terpengaruh oleh pesan-pesan mencurigakan yang beredar. Hingga Rabu hari ini, beberapa kerabat Sekda Lotim yang menghununginya malah dibalas menggunakan APK atau sejenis dokumen peretasan. (yon)
Via
HUKRIM
Post a Comment